TIDAK KALAH DENGAN DI BALI, SENI JEGOG TAMPIL DI BANDAR LAMPUNG

,

Saat Dharma Shanti Hari Raya Nyepi 1939, 18 April 2017 yang lalu tampil sebuah grup musik khas Kabupaten Jembrana Bali “JEGOG” menyambut kedatangan Gubernur Lampung, Ridho Ficardo waktu menghadiri undangan acara ini. Jegog Sanggar Abdi Budhaya “Budi Dharma” berasal dari Desa Jembrana Kecamatan Waway Karya, Lampung Timur. Musik ini tampil memukau dan unik sehingga menarik banyak tamu undangan untuk berselfi ria di depan alat musik sebelum acara dimulai. Dharma Shanti se Provinsi Lampung 2017 dihadiri Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Forkompinda, Ketua Harian Parisada Pusat dan Dirjen Bimas Hindu.

Sanggar seni Jegog “Budi Dharma” dibentuk tahun 2005 di Desa Jembrana yang mengingatkan kita sebuah kabupaten di Bali. Kata Bendesa Adat Desa Jembrana, Ketut Yorgel, hampir 70 % penduduk kampung ini berasal dari Kabupaten Jembrana dan sepakat menamai kampung mereka sama dengan daerah asalnya. Bahkan tiga banjar mereka memakai nama kecamatan di kabupaten yang terletak di daerah Bali bagian Barat itu yaitu banjar Melaya, Mendoyo dan Pekutatan.

Sanggar musik Desa Jembrana ini pernah pentas di beberapa tempat di Sidorejo, Melaris dan juga mengikuti festival di Kabupaten Pringsewu. Karena bentuk dan suaranya unik banyak penonton yang antusias menonton dan mendengarkan musik yang biasa dipentaskan saat ada lomba mekepung di Jembrana Bali. Alat musik jegog dengan bahan dasar bambu mengeluarkan suara khas musik bambu, menggema dan mengalun merdu di halaman kantor Gubernur Lampung membuat banyak penonton kagum dan berusaha melihat dari dekat grup musik ini.

Menurut Ketut Yorgel sanggar ini perlu perhatian pemerintah untuk membina dan memberi bantuan dana operasional sehingga seni musik ini bisa berkembang, bahkan ada keinginan seni musik ini digabung dengan seni musik Lampung sehingga muncul seni musik yang baru dan lebih unik. Semoga pemerintah daerah Lampung dan Bali mendengar harapan mereka, orang-orang yang masih tetap menjaga adat budaya warisan leluhur.

Ada 0 komentar untuk berita ini



Tinggalkan Komentar


Nama :
Email : Tidak akan diterbitkan
URL : Diawali dengan: http://
Komen :
security image