KENAPA SETIAP MELAKUKAN PEMUJAAN UMAT HINDU SELALU ADA SAJEN ATAU SESAJI

,

Sering kali kita dihadapkan dengan pertanyaan pertanyaan yang cukup mengelitik ditelinga kita dan kalau tidak memahami disikapi dengan emosi, padahal setiap orang yang tidak mengerti sah-sah saja untuk bertanya karena didorong oleh sifat keingin-tahuannya terhadap apa yang dilihat. Oleh karenanya kami mencoba untuk menjelaskan sehingga minimal dapat dijadikan jawaban atas pertanyaan diatas.

 

Konsep pemujaan terhadap Tuhan, umat Hindu mengenal 4 cara atau jalan utuk mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan beserta manifestasinya sebagai Dewa Dewi yang menciptakan dan menguasai alam beserta isinya. Dari keempat jalan itu disebut dengan Catur Marga yaitu : Bhakti Marga, Karma Marga, Jnana Marga dan Yoga Marga. Umat Hindu yang memiliki kemampuan dan pemahaman tentang konsep pemujaan melalui Bhakti dan Karma Marga, sudah dapat dipastikan bahwa dalam pemujaannya mengunakan sarana dan prasarana yang lazim disebut sajen, sesaji, banten atau upakara yajna. Yajna berasal dari bahasa Sanskerta akar kata Yaj yang artinya pemujaan, persembahan, korban suci. Oleh karenanya umat Hindu sadar sesadar-sadarnya dan yakin seyakin-yakinnya bahwa seluruh yang ada di alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan dan dari kekuatanNya karena sampai saat ini belum ada kekuatan yang lain. Ciptaan manusia berupa teknologi yang diciptakan oleh manusia adalah hasil olah alam beserta isinya yang diciptakan olehNya. Untuk itu umat Hindu wajib mempersembahkan sebagian hasil olah alam yang dinikmati manusia itu sendiri. 

 

Dalam Bhagavad Gita sloka 3.13 dijelaskan bahwa " para penyembah Tuhan dibebaskan dari segala jenis dosa karena mereka makan makanan yang dipersembahkan terlebih dahulu untuk korban suci. Orang yang menyiapkan makanan hanya untuk dinikmati indria indria pribadi sebenarnya hanya memakan dosa saja" mendasari sloka ini maka wajib hukumnya umat Hindu melakukan yajna sebelum menikmati apa yang diperoleh dari ciptaanNya, maka yajna atau banten sesaji, sajen memiliki beraneka ragam buah, kue, dan lain sebagainya yang dapat dihasilkan dalam kehidupan umat Hindu. Tujuan dari yajna adalah penyampaian ucapan terima kasih kepada Tuhan melalui mantra atau dengan wujud karya nyata dalam bentuk sesajen atau banten. (Penulis: AKBP. Made Kartika, S.Ag, SH, MH.)

 

 

Ada 0 komentar untuk berita ini



Tinggalkan Komentar


Nama :
Email : Tidak akan diterbitkan
URL : Diawali dengan: http://
Komen :
security image